Minggu, 23 Oktober 2011

Arti Lambang Kabupaten Bantul

Pada posting sebelumnya kita telah membahas arti lambang Kabupaten Wonosobo. Selanjutnya pada posting kali ini, kita akan membahas arti lambang Kabupaten Bantul. Namun sebelum masuk ke pembahasan tentang arti lambang Kabupaten Bantul, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu sekilas wawasan tentang Kabupaten Bantul.


A. Sekilas wawasan tentang Kabupaten Bantul

  • Kabupaten Bantul merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.
  • Kabupaten Bantul beribukota di Kecamatan Bantul.
  • Motto Kabupaten Bantul yaitu : Projotamansari (Produktif-Professional, Ijo Royo-royo, Tertib, Aman, Sehat, Asri)
  • Hari jadi Kabupaten Bantul adalah Tanggal 8 Agustus 1950.
  • Luas wilayah Kabupaten Bantul adalah sekitar 506,86 km2
  • Kode area telepon untuk wilayah Kabupaten Bantul yaitu +62 274 atau 0274.
  • Batas-batas wilayah Kabupaten Bantul yaitu

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Gunung Kidul
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Hindia
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Kulon Progo

  • Wilayah Kabupaten Bantul dibagi menjadi 17 Kecamatan yang meliputi Bambanglipuro, Banguntapan, Bantul, Dlingo, Imogiri, Jetis, Kasihan, Kretek, Pajangan, Pandak, Piyungan, Pleret, Pundong, Sanden, Sedayu, Sewon, Srandakan

  • Beberapa sungai besar yang mengalir di wilayah Kabuapten Bantul antara lain : Kali Progo, Kali Opak, Kali Tapus.

B. Arti Lambang Kabupaten Bantul


Inilah gambar lambang Kabupaten Bantul, sumber gambar dari wikipedia/wiki/Kabupaten_Bantul

arti lambang, lambang Kabupaten Bantul, logo Kabupaten, gambar lambang, arti lambang Kabupaten Bantul, logo-logo, logos, membuat logo, daftar Kabupaten, Kabupaten di Indonesia
Lambang Kabupaten Bantul
 untuk melihat deskripsi dan lisensi dari gambar tersebut silahkan klik di sini.


Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor : 01/1972 Tentang Lambang Daerah Kabupaten Bantul. 


I.       BENTUK DAN ISI LAMBANG DAERAH 

  • Bentuk dasar lambang daerah Kabupaten Bantul adalah Ellipse (bulat panjang) yang merupakan gabungan Teratai Berkelopak Lima.

  • Di bawah lukisan bentuk dasar terdapat gambar pita bertuliskan “KABUPATEN BANTUL�?

  • Di dalam bentul Ellipse (bulat panjang) yang merupakan bunga Teratai Berkelopak Lima berisi lukisan yang menggambarkan : 

-         Keadaan Alam - Kekayaan Alam

-         Latar Belakang Sejarah

-         Semangat dan Cita-cita

-         Persatuan/kesatuan

-         Ukuran Lambang Daerah garis tengah Horisontal 30 dan garis tengah Vertikal 40.



II.    ARTI DAN MAKNA LAMBANG DAERAH

-         Landasan Idiil Pancasila

-         Gambar Bintang Emas bersegi lima menggambarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

-         Gambar Pohon Kelapa menggambarkan kemanusiaan yang adil dan beradab.

-         Lukisan Dalam Warna Merah , Putih dari Roda Bergerigi menggambarkan Persatuan Indonesia.

-         Lukisan Dalam Gambar Sungai menggambarkan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

-         Lukisan Dalam Ganbar Padi dan Kapas menggambarkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

-         Landasan Struktural Undang-Undang Dasar 1945 dilukiskan dalam gambar Ukiran Persegi(linggir Jawa) Empat dan Keris Berlekuk (luk Jawa) Lima.

-         Tata kehidupan gotong royong kearah ketentraman dan kemakmuran dilukiskan dalam tulisan huruf Jawa berbunyi “HAMAMAYU HAYUNING BAWONO�?

Nilai-nilai Keagamaan dilukiskan dalam gambar Bintang Emas bersegi lima

-         Semangat perjuangan dan kepahlawanan dilukiskan dalam gambar Keris dan Gunung yang mengingatkan perjuangan Pahlawan Nasional Pangeran Diponogoro yang bermarkas di Gua Selarong pada waktu melawan penjajah Belanda. - Semangat Pembangunan dilukiskan dalam gambar Roda Bergerigi dan untuk mencapai kemakmuran perlu dibangun industri-industri. 

Sejarah pembentukan Daerah Otonom Kabupaten Bantul dilukiskan dalam gambar serangkai kapas dengan lima belas buah serta daunnya dan setangkai padi dengan limah puluh butir biji menunjukan bahwa Daerah Otonomi Kabupaten Bantul dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor : 15/1950. 

Keadaan Alam dilukiskan dalam warna Hijau Muda, gambar Pegunungan, Sungai dan Laut. 

Persatuan dan kesatuan dilukiskan dalam gambar tepi ellipse (bulat panjang) yang merupakan Bunga Teratai berkelopak lima dengan tiada terputus. 

Pemerintahan dalam melaksanakan pengabdiannya kepada masyarakat mempunyai 3 (tiga) bidang:

 -         Bidang Legislatif
-         Bidang Eksekutif

-         Bidang Yudikatif

Dilukiskan dalam gambar Pohon Kelapa dengan Tiga Pelepah dengan “Empat�? Butir Buah Kelapa melambangkan bahwa Pemerintah mengikutsertakan rakyat untuk melakukan :

 -         Sosial Control
-         Sosial Support

-         Sosial Participation

-         Sosial Responsibility 

  • Hasil Produksi Daerah Kabupaten bantul dilukiskan dalam gambar Roda Bergerigi yang menunjukan adanya pabrik, daun tembakau merupakan bahan eksport dan pohon kelapa yang berbuah menunjukan bahwa Kabupaten Bantul mempunyai hasil spesifik (Geplak) dari Buah Kelapa.


III. WARNA DAN ARTINYA

1. Warna Dasar : Hijau Berarti kesuburan dan kemakmuran

2. Warna Lukisan : Hitam berarti keabadian

3. Biru : Berarti kesetiaan

4. Kuning & Kuning Emas : Berarti keluhuran, keagungan, kemasyuran

5. Merah : Berarti keberanian

6. Putih : Berarti kesucian

7. Hijau Muda : Berarti kesuburan & harapan.

Demikianlah kurang lebih arti lambang Kabupaten Bantul, semoga bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita semua. Insya Allah akan kita lanjutkan pembahasan tentang arti lambang Kabupaten yang lain pada posting selanjutnya.

Referensi :
  1. Wikipedia/wiki/Kabupaten_Bantul
  2. Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Bantul
  3. depdagri
Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tulis respon, tanggapan, kritik, saran ataupun masukkan anda.

Dukung Jokowi

Dukung Jokowi
Jokowi adalah pemimpin terbaik untuk Indonesia yang lebih baik & sejahtera. Dukung dan pilih Jokowi untuk jadi Presiden Indonesia 2014